PANDEGLANG — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa keberhasilan penanganan situasi kemanusiaan di Selat Sunda tidak lepas dari peran elemen masyarakat yang bergerak bersama tim SAR gabungan. Ia menyebut dukungan selama operasi datang dari berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, organisasi relawan, jurnalis, sampai relawan perorangan.

Ucapan terima kasih itu disampaikan Andra melalui keterangan yang diterima di Pandeglang, Sabtu, seusai operasi pencarian lima jurnalis dan tiga ABK Kapal Arupadhatu I yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

"Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya teman-teman relawan yang selama sepuluh hari ini memberikan dukungan dan bantuan," ujar Gubernur Andra.

Dapur Umum hingga Makanan Siap Santap untuk Keluarga Korban

Selama posko SAR gabungan di Carita beroperasi, para relawan hadir setiap hari untuk membantu petugas, keluarga korban, dan warga sekitar. Bentuk bantuannya beragam, dari pelayanan di posko, pendirian dapur umum, hingga penyediaan makanan siap santap dan minuman.

Gotong royong itu terjaga sejak hari pertama sampai hari kesepuluh operasi. Relawan saling bergantian menjaga ketersediaan logistik dan kelancaran pelayanan di posko.

Kehadiran mereka dinilai membantu jalannya operasi sekaligus menemani aktivitas keluarga korban selama masa penantian.

Andra: Solidaritas Warga Banten Terlihat Nyata

Gubernur Andra menilai kepedulian tersebut sebagai wujud nyata solidaritas masyarakat Banten dalam menghadapi situasi kemanusiaan. Ia berharap seluruh ikhtiar dan bantuan para relawan bernilai ibadah.

"Semoga ikhtiar yang teman-teman lakukan mendapatkan pahala dari Yang Maha Kuasa. Semoga kawan-kawan relawan terus diberikan kesehatan dan tidak pernah berhenti menebar kebaikan," katanya.

Pencarian Aktif Dihentikan, Pemantauan Informasi Baru Tetap Berjalan

Meski pencarian aktif dihentikan, Andra memastikan pemantauan terhadap informasi baru terkait keberadaan kapal dan delapan korban tetap dilakukan oleh unsur terkait. Langkah itu untuk memastikan setiap perkembangan di lapangan tetap terpantau.

Operasi pencarian melibatkan tim SAR gabungan bersama instansi pemerintah dan elemen masyarakat sejak hari pertama hingga hari kesepuluh. Posko SAR gabungan di Carita menjadi pusat koordinasi sekaligus tempat pelayanan bagi keluarga korban.

Reporter: Redaksi