JAKARTA - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) kembali menebar kebaikan di tengah suasana suci bulan Ramadan 1447 Hijriah. Sebanyak enam puluh keluarga prasejahtera yang tersebar di wilayah Kaltim dan Kaltara kini dapat merasakan kemandirian energi setelah rumah mereka resmi tersambung aliran listrik. Melalui inisiatif sosial bertajuk Light Up The Dream, perusahaan setrum negara ini berupaya mengikis kesenjangan akses kelistrikan bagi masyarakat kurang mampu. Penyaluran bantuan yang dilakukan secara serentak pada awal Maret ini merupakan bukti nyata bahwa kehadiran BUMN harus dirasakan langsung oleh rakyat, terutama bagi mereka yang selama ini bermimpi memiliki penerangan sendiri di dalam hunian mereka.

Semangat Kemanusiaan Melalui Donasi Pegawai

Program Light Up The Dream bukan sekadar agenda korporasi biasa, melainkan sebuah gerakan akar rumput yang lahir dari kepedulian para insan PLN. Dana yang digunakan untuk membiayai penyambungan listrik gratis ini dikumpulkan melalui donasi sukarela para pegawai PLN secara rutin. Pada momentum Ramadan tahun ini, gerakan tersebut mencapai puncaknya dengan menyasar ribuan rumah tangga prasejahtera di seluruh Indonesia. Hal ini mencerminkan budaya perusahaan yang mengedepankan empati dan solidaritas sosial, di mana setiap kwh yang mengalir ke rumah warga merupakan hasil dari penyisihan penghasilan para karyawan yang ingin melihat masyarakat di sekitarnya hidup lebih layak dan sejahtera.

Mewujudkan Keadilan Energi di Wilayah Perbatasan

Upaya pemerataan elektrifikasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara terus menjadi prioritas utama guna mendukung pembangunan nasional. Dengan kondisi geografis yang menantang, PLN UID Kaltimra berkomitmen untuk menjangkau titik-titik pemukiman yang selama ini masih mengandalkan sambungan tidak resmi. Kehadiran listrik yang legal dan mandiri bukan hanya soal penerangan di malam hari, melainkan tentang menghadirkan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Hingga saat ini, tercatat lebih dari seribu keluarga di wilayah ini telah merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Listrik yang mengalir kini menjadi simbol bahwa negara hadir hingga ke beranda terdepan nusantara untuk memberikan pelayanan dasar yang setara.

Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat Prasejahtera

Dampak dari penyambungan listrik ini sangat dirasakan oleh para ibu rumah tangga dan kepala keluarga di desa-desa. Salah satu penerima manfaat di Penajam Paser Utara mengisahkan betapa beratnya beban finansial saat harus menumpang listrik ke tetangga dengan biaya yang tidak menentu. Kini, dengan adanya meteran listrik sendiri, pengeluaran rumah tangga menjadi lebih terukur dan efisien. Listrik mandiri memungkinkan anak-anak belajar dengan lebih nyaman tanpa takut redupnya lampu tempel, serta memberikan peluang bagi warga untuk membuka usaha kecil dari rumah. Peningkatan kualitas hidup ini merupakan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai PLN melalui setiap sambungan kabel yang terpasang.

Visi Besar General Manager UID Kaltimra

Muchamad Chaliq Fadli, selaku pimpinan tertinggi di PLN UID Kaltimra, menegaskan bahwa energi adalah penggerak roda kehidupan dan ekonomi. Saat menghadiri penyalaan simbolis di lapangan, beliau menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan listrik yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Listrik diharapkan menjadi energi yang mampu mengubah nasib sebuah keluarga, memperluas cakrawala informasi, dan mempermudah aktivitas ibadah di bulan suci. Kepemimpinan yang humanis ini memastikan bahwa setiap proyek infrastruktur yang dibangun selalu memiliki dimensi sosial yang kuat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh tingkatan ekonomi masyarakat.

Harapan dan Keberkahan di Bulan Suci

Momen Ramadan 1447 Hijriah menjadi waktu yang sangat tepat untuk menebar kebahagiaan melalui cahaya. Bagi warga di Kelurahan Damai, Balikpapan, bantuan ini adalah jawaban atas doa-doa mereka selama bertahun-tahun. Rasa syukur terpancar dari wajah para warga saat melihat lampu di rumah mereka menyala untuk pertama kalinya secara resmi. PLN berharap kehadiran listrik ini membawa keberkahan dan kenyamanan ekstra bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut hari raya. Dengan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, PLN optimis bahwa semangat Light Up The Dream akan terus berlanjut dan menyentuh lebih banyak lagi keluarga prasejahtera yang membutuhkan uluran tangan di masa mendatang.

Reporter: Redaksi