JAKARTA - Program Light Up The Dream (LUTD) Ramadan 1447 Hijriah yang dilaksanakan PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memberikan harapan baru bagi masyarakat prasejahtera. Melalui program ini, puluhan rumah warga kini dapat menikmati sambungan listrik secara mandiri tanpa harus bergantung pada sumber listrik dari rumah tetangga.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan pemerataan akses energi listrik bagi masyarakat, terutama bagi keluarga yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik sendiri.
Inisiatif Sosial Pegawai PLN
Light Up The Dream merupakan program sosial yang bersumber dari donasi sukarela para pegawai PLN. Dana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membantu masyarakat prasejahtera memperoleh sambungan listrik baru secara gratis.
Program ini tidak hanya bertujuan menghadirkan listrik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya listrik, berbagai aktivitas rumah tangga dapat dilakukan dengan lebih nyaman dan aman.
Selain itu, listrik juga berperan penting dalam mendukung kegiatan pendidikan anak-anak serta membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha kecil di rumah.
Program Penyalaan Listrik Secara Nasional
Pada Ramadan 1447 Hijriah, PLN menyalakan sambungan listrik bagi sekitar 2.500 rumah keluarga prasejahtera di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh unit-unit PLN di seluruh daerah sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang membutuhkan akses listrik.
Di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara sendiri, sebanyak 60 rumah keluarga prasejahtera berhasil mendapatkan sambungan listrik melalui program Light Up The Dream.
Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang sebelumnya masih mengalami keterbatasan akses listrik di rumah mereka.
Cerita Haru dari Penerima Manfaat
Kehadiran listrik di rumah membawa kebahagiaan bagi para penerima bantuan. Salah satu warga yang merasakan manfaat tersebut adalah Mely, seorang ibu rumah tangga di Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Ia menyampaikan rasa syukur karena kini rumahnya memiliki sambungan listrik sendiri. Sebelumnya, keluarganya harus menumpang listrik dari rumah tetangga dengan membayar biaya sekitar Rp100 ribu setiap bulan.
Dengan penghasilan suaminya sebagai buruh harian lepas, biaya tersebut cukup memberatkan bagi kondisi ekonomi keluarga.
Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh Fadhillah, warga Kelurahan Damai, Kota Balikpapan, yang turut menerima bantuan sambungan listrik melalui program tersebut.
PLN Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan bahwa listrik memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga menjadi sumber energi yang dapat menunjang berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari.
Dengan adanya listrik, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, kegiatan rumah tangga menjadi lebih mudah, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Program Light Up The Dream diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan akses listrik.
Upaya Berkelanjutan Memperluas Akses Energi
PLN terus melakukan berbagai langkah untuk memperluas jangkauan layanan listrik di seluruh wilayah Indonesia.
Melalui program Light Up The Dream, perusahaan telah membantu ribuan keluarga prasejahtera mendapatkan sambungan listrik secara gratis.
Di wilayah kerja PLN UID Kaltimra, hingga saat ini tercatat sebanyak 1.162 rumah keluarga prasejahtera telah memperoleh sambungan listrik melalui program tersebut.
Kehadiran listrik bagi masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendukung pemerataan akses energi di berbagai daerah.