Aksi Nyata Membantu Saudara Kita Yang Membutuhkan Dilakukan Melalui Gerakan Donasi Pegawai Kantor PLN UID Kaltimra Ramadhan
JAKARTA - General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Muchamad Chaliq Fadli, secara simbolis memimpin proses penyalaan listrik di Desa Tengin Baru, Penajam Paser Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari seremoni serentak nasional penyalaan 2.500 rumah melalui program Light Up The Dream pada Ramadan 1447 Hijriah. Chaliq menekankan bahwa misi PLN bukan hanya sekadar mencari profit, melainkan juga menjalankan fungsi sosial sebagai penggerak roda ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui energi.
Listrik sebagai pendorong kualitas hidup warga
Dalam pandangan Chaliq, listrik memiliki peran yang sangat fundamental dalam meningkatkan derajat hidup masyarakat prasejahtera. Tanpa akses energi yang memadai, sebuah keluarga akan kesulitan untuk berkembang baik secara ekonomi maupun sosial. Program Light Up The Dream hadir untuk memutus rantai keterbatasan tersebut dengan memberikan modal awal berupa akses energi listrik secara gratis, sehingga masyarakat dapat lebih mandiri dalam menjalankan aktivitas keseharian mereka.
Semangat berbagi insan pln di bulan suci
Dana yang digunakan untuk membiayai 60 sambungan baru di Kaltimra ini murni berasal dari keikhlasan para pegawai PLN. Chaliq sangat mengapresiasi loyalitas dan kepedulian bawahannya yang tetap memikirkan kondisi masyarakat di tengah tugas berat menjaga keandalan listrik nasional. Semangat ini selaras dengan nilai-nilai luhur bulan Ramadan, di mana tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, dan berbagi kebahagiaan menjadi ibadah yang sangat mulia.
Pentingnya akses listrik yang berkeadilan
Filosofi keadilan energi menjadi dasar utama bagi PLN dalam menjalankan setiap kebijakan operasionalnya. Chaliq menjelaskan bahwa tidak boleh ada diskriminasi dalam akses listrik, termasuk bagi mereka yang secara ekonomi berada di bawah garis kemiskinan. Program ini dirancang khusus untuk menjangkau mereka yang tidak mampu membayar biaya pasang baru, sehingga seluruh lapisan warga dapat merasakan manfaat dari kehadiran negara melalui infrastruktur kelistrikan.
Keberlanjutan program dalam jangka panjang
Hingga saat ini, total 1.162 keluarga di wilayah Kaltim dan Kaltara telah merasakan manfaat langsung dari program Light Up The Dream. Chaliq berkomitmen untuk tidak berhenti di angka tersebut dan terus mendorong partisipasi pegawai agar lebih banyak lagi rumah yang bisa dinyalakan. Ia berharap program ini menjadi inspirasi bagi institusi lain untuk turut serta dalam gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat di pelosok nusantara.
Harapan untuk masyarakat penerima manfaat
Penutup dari rangkaian kegiatan ini adalah harapan besar agar bantuan yang diberikan dapat dijaga dengan baik oleh warga. Listrik yang sudah tersambung harus digunakan secara bijak dan aman sesuai dengan aturan yang berlaku. Chaliq meyakini bahwa dengan adanya dukungan listrik yang stabil, masyarakat di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara akan semakin siap menghadapi tantangan zaman dan mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah yang semakin pesat.