Breaking

Akses Energi Yang Mudah Memacu Semangat Belajar Anak Anak Di Desa Untuk Meraih Cita Cita Mereka PLN UID Kaltimra Ramadhan

RE
Selasa, 10 Maret 2026
Akses Energi Yang Mudah Memacu Semangat Belajar Anak Anak Di Desa Untuk Meraih Cita Cita Mereka PLN UID Kaltimra Ramadhan

JAKARTA - Program Light Up The Dream yang diinisiasi oleh PLN UID Kaltimra telah berhasil mengubah wajah pemukiman warga prasejahtera di Kalimantan. Sebanyak 60 keluarga kini tidak lagi bergantung pada belas kasihan tetangga untuk mendapatkan aliran listrik. Di tengah suasana Ramadan yang penuh rahmat, bantuan ini menjadi simbol harapan baru bagi warga untuk keluar dari belenggu keterbatasan akses energi yang telah mereka alami bertahun-tahun.

Langkah nyata peduli sesama

Ramadan selalu menjadi momentum yang tepat bagi siapa saja untuk meningkatkan kepedulian sosial. Pegawai PLN UID Kaltimra mengambil peran tersebut dengan memberikan kado istimewa berupa sambungan listrik gratis. Program ini menunjukkan bahwa perusahaan energi nasional tersebut memiliki kepedulian yang mendalam terhadap isu-isu kemiskinan dan ketimpangan akses fasilitas dasar di wilayah kerjanya.

Kemudahan bagi buruh harian lepas

Mayoritas penerima manfaat di Desa Tengin Baru bekerja sebagai buruh harian lepas dengan penghasilan yang tidak tetap. Bagi mereka, biaya penyambungan listrik resmi adalah angka yang sangat sulit dijangkau. Bantuan dari PLN ini menghapus hambatan finansial tersebut, memberikan kebebasan bagi para buruh untuk memiliki akses listrik yang sah dan terlindungi oleh regulasi negara.

Keandalan sistem kelistrikan daerah

Dengan beralihnya warga dari menyambung listrik tidak resmi ke sambungan legal, keandalan sistem kelistrikan di daerah tersebut juga meningkat. Beban listrik menjadi lebih terukur dan risiko gangguan jaringan akibat sambungan ilegal dapat diminimalisir. Ini memberikan keuntungan bagi seluruh masyarakat di lingkungan tersebut karena kualitas tegangan listrik menjadi lebih stabil dan minim gangguan teknis.

Peningkatan produktivitas saat malam

Cahaya lampu yang terang memungkinkan warga melakukan aktivitas produktif lebih lama di dalam rumah. Bagi ibu rumah tangga, waktu malam bisa digunakan untuk menyiapkan dagangan atau menjahit, sementara bagi anak-anak, waktu belajar menjadi lebih fleksibel. Listrik benar-benar menjadi penggerak produktivitas yang selama ini terhambat oleh kegelapan dan keterbatasan sarana pendukung.

Harapan keberlanjutan program sosial

Masyarakat berharap program seperti Light Up The Dream dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menjangkau lebih banyak wilayah. Keberhasilan penyalaan 60 rumah ini adalah bukti bahwa kolaborasi internal PLN mampu memberikan dampak nyata. Semangat berbagi ini diharapkan menjadi budaya organisasi yang terus lestari, membawa berkah bagi perusahaan dan memberikan kebahagiaan bagi rakyat kecil.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua