Strategi Penguatan Infrastruktur Energi Terpadu Milik PLN Enjiniring Pada Bulan Ramadhan Demi Menjamin Kelancaran Arus Listrik Di Setiap Masjid
JAKARTA – PLN Enjiniring kembali melaksanakan kegiatan edukasi keselamatan listrik bagi anak-anak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kegiatan ini diselenggarakan di TK Mawaddah, Kelurahan Kota Bambu Selatan, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, pada Rabu, 18 Februari 2026.
Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada anak-anak mengenai penggunaan listrik yang aman sejak usia dini. Program tersebut merupakan bagian dari rangkaian Program KBS Ceria yang diluncurkan oleh perusahaan pada akhir tahun 2025.
Dalam kegiatan ini, anak-anak diperkenalkan pada berbagai konsep dasar mengenai listrik dengan pendekatan yang menyenangkan.
Selain memahami manfaat listrik dalam kehidupan sehari-hari, mereka juga diajak mengenali berbagai potensi bahaya listrik yang perlu dihindari.
Pendekatan edukatif ini dirancang agar anak-anak dapat memahami materi dengan cara yang sederhana.
Pelibatan Pemuda Melalui Karang Taruna
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, PLN Enjiniring juga melibatkan Karang Taruna di Kelurahan Kota Bambu Selatan.
Para anggota Karang Taruna mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya literasi keselamatan listrik bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi mengenai penggunaan listrik yang aman kepada masyarakat sekitar.
Peran pemuda dinilai sangat penting dalam mendukung penyebaran informasi mengenai keselamatan listrik di lingkungan masyarakat.
Keterlibatan Karang Taruna juga memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam menjalankan kegiatan sosial.
Respon Positif dari Masyarakat
Ketua RW 08 Kelurahan Kota Bambu Selatan, Beni Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan edukasi tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang masih berada dalam tahap pembelajaran.
Ia menilai bahwa edukasi keselamatan listrik sangat penting diberikan sejak dini agar anak-anak memahami cara menggunakan listrik dengan aman.
Kegiatan ini juga menjadi semakin penting menjelang bulan Ramadhan ketika penggunaan listrik di rumah tangga biasanya meningkat.
Selain memberikan pengetahuan kepada anak-anak, kegiatan ini juga membantu meningkatkan kesadaran orang tua dan guru dalam mendampingi anak-anak.
Materi Edukasi yang Mudah Dipahami
Materi sosialisasi disampaikan oleh Pitasari Lisiani yang merupakan perwakilan Srikandi PLN Enjiniring.
Dalam sesi tersebut, ia menjelaskan berbagai hal mengenai listrik dengan pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami oleh anak-anak.
Anak-anak diperkenalkan pada berbagai contoh penggunaan listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, mereka juga diajarkan cara-cara sederhana untuk menghindari potensi bahaya listrik.
Metode penyampaian yang interaktif membuat anak-anak terlihat aktif mengikuti kegiatan edukasi tersebut.
Program Sosial untuk Mendukung Anak dan Keluarga
Direktur Utama PLN Enjiniring, Chairani Rachmatullah, menyampaikan bahwa perusahaan terus menjalankan berbagai program sosial yang bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Program KBS Ceria yang dijalankan perusahaan mencakup berbagai kegiatan yang mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak.
Sejak diluncurkan, program tersebut telah menghadirkan berbagai bantuan seperti buku bacaan, vitamin, perlengkapan alat tulis, serta program pemberian makanan tambahan bagi anak-anak.
Selain itu, PLN Enjiniring juga mengadakan kegiatan literasi anak serta lomba kreativitas yang bertujuan mendorong perkembangan kemampuan anak-anak.
Program pemberian makanan tambahan dilaksanakan secara berkelanjutan hingga Maret 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan gizi anak-anak di wilayah tersebut.