PATI — Inspeksi mendadak Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyasar sejumlah SPPG yang memasok makanan bagi siswa di wilayah Kabupaten Pati. Langkah itu diambil setelah dua video berbeda yang memperlihatkan hewan asing dalam paket MBG tersebar luas di media sosial. Risma menurunkan tim untuk memeriksa langsung kondisi dapur dan proses pengolahan.

Dalam rekaman pertama, seekor cacing tanah masih hidup dan menggeliat di atas ompreng berbahan stainless steel yang digunakan menyajikan menu MBG. Rekaman kedua memperlihatkan seekor ulat daun berada di dalam kuah sayur bayam. Kedua temuan itu dilaporkan berasal dari dua sekolah yang berbeda.

Cacing Tanah Ditemukan di Paket MBG MAN 1 Pati

Cacing tanah ditemukan dalam paket MBG yang dibagikan kepada siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati. Temuan itu terekam dalam video yang kemudian beredar di media sosial. Ompreng stainless steel yang menjadi wadah makanan tampak masih tertutup saat cacing tersebut terlihat di permukaan.

Paket MBG untuk MAN 1 Pati didistribusikan melalui salah satu SPPG yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pati. Pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.

Ulat Daun Ditemukan di Kuah Sayur Bayam SMK BTB Pati

Temuan kedua terjadi di SMK Bina Tunas Bangsa (BTB) Pati. Seekor ulat daun terlihat berada di dalam kuah sayur bayam yang menjadi bagian dari menu makanan siswa. Video temuan itu juga beredar luas di media sosial dan memicu reaksi warganet.

Sayur bayam merupakan salah satu menu yang kerap disajikan dalam paket MBG. Keberadaan ulat di dalam kuah menimbulkan pertanyaan soal proses pencucian bahan sayur di dapur SPPG.

Plt Bupati Turun Langsung ke Dapur SPPG

Risma Ardhi Chandra turun langsung melakukan sidak ke sejumlah SPPG pada Jumat (25/9/2026). Inspeksi itu dilakukan sebagai respons atas laporan yang beredar di media sosial. Ia memeriksa kondisi dapur, bahan baku, hingga proses pengemasan makanan.

Menurut Risma, sidak menyasar lebih dari satu SPPG untuk memastikan tidak ada kelalaian yang berulang. Pemerintah Kabupaten Pati akan menelusuri asal bahan dan prosedur pengolahan di setiap dapur yang diperiksa.

Apa Sanksi bagi SPPG yang Lalai?

Pemerintah Kabupaten Pati belum mengumumkan sanksi spesifik bagi SPPG yang terbukti lalai. Risma menyatakan hasil sidak akan menjadi dasar evaluasi terhadap pengelola dapur. Evaluasi mencakup aspek kebersihan, penyimpanan bahan, dan pengawasan mutu sebelum makanan dikirim ke sekolah.

Program MBG di Kabupaten Pati melibatkan sejumlah SPPG yang memasok makanan ke sekolah-sekolah di berbagai kecamatan. Setiap SPPG bertanggung jawab atas kebersihan dan keamanan pangan sebelum paket sampai ke tangan siswa.

Respons Sekolah dan Dinas Terkait

Hingga berita ini diturunkan, pihak MAN 1 Pati dan SMK BTB Pati belum memberikan pernyataan resmi. Dinas terkait di lingkungan Pemkab Pati juga belum merilis hasil lengkap sidak. Pemerintah daerah menyatakan akan menyampaikan perkembangan penanganan setelah evaluasi selesai.

Reporter: Redaksi